More info
Our instagram
alt
alt

@berserk

17 Hours ago

Aenean vulputate eleifend tellus. Aenean leo ligula, porttitor eu, consequat vitae, eleifend ac, enim. Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra

alt
alt

@berserk

17 Hours ago

Aenean vulputate eleifend tellus. Aenean leo ligula, porttitor eu, consequat vitae, eleifend ac, enim. Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra

alt
alt

@berserk

17 Hours ago

Aenean vulputate eleifend tellus. Aenean leo ligula, porttitor eu, consequat vitae, eleifend ac, enim. Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra

Apologetika

Modul 2 : Pendalaman Apologetika Kristen

Pembicara: Bedjo Lie, Kalvin Budiman, Samuel Soegiarto, Wilson Jeremiah, Yakub Tri Handoko

Akademi API modul kedua adalah pendalaman terhadap tiga tema penting yang relevan dalam apologetika Kristen yaitu Alkitab, Yesus Kristus dan Allah Tritunggal. Modul ini hanya dapat diikuti oleh alumni modul pertama yang telah memenuhi persyaratan. Masing-masing tema akan dibahas dalam tujuh sesi dan setiap sesi akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang relevan di Indonesia. Lima pembicara akan berpartisipasi sebagai pengajar dan fasilitator pembelajaran dalam proses ini. Tujuan utama dari modul ini adalah menolong peserta memahami isu-isu krusial apologetika terpilih sekaligus memperlengkapi mereka dengan prinsip-prinsip praktis untuk menjawab setiap isu.

Modul Course
Berteologi dengan Benar

Istilah “teologi” mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Walaupun demikian, setiap orang pada dasarnya berteologi dan memegang teologi tertentu, terlepas dari dia menyadarinya atau malah menyangkalinya, terlepas dari teologi yang dia pegang konsisten atau saling berseberangan. Pendeknya, teologi merupakan aktivitas iman yang tidak terhindarkan (Trevor Hart).

Iman, Bukti, dan Kitab Suci

Dalam ranah epistemologi Kristen sendiri peranan Alkitab sangat fundamental dan sentral. Alkitab adalah firman Allah. Firman Allah adalah kebenaran (Yoh. 17:17). Alkitab bukan hanya mengajarkan epistemologi, tetapi juga menjadi dasar pembenaran dalam apologetika Kristen. Isu seputar pengilhaman, otoritas dan ketidakbersalahan Alkitab layak disebut sebagai “the great epistemological question in Christian dogmatics” (John W. Montgomery).

Ketidakbersalahan Alkitab

Alkitab memegang peranan penting dalam apologetika Kristen, khususnya di kalangan Injili. Terlepas dari metode apologetika yang dianut oleh seseorang, Alkitab tetap menjadi elemen fundamental dan sentral. Fundamental, karena Alkitab merupakan bagian dari epistemologi Kristen. Sentral, karena doktrin yang dibela diyakini merupakan ajaran Alkitab.

Hermeneutika dan “Kesalahan dalam Alkitab

Alkitab yang sama dipahami dan diyakini secara berbeda oleh orang yang berbeda. Bagi sebagian orang, Alkitab mengandung kesalahan. Bagi yang lain, apa yang dianggap kesalahan tersebut sebenarnya tidak demikian. Perbedaan semacam ini sangat dipengaruhi oleh hermeneutika yang dipegang oleh seseorang.

Kritik Teks Alkitab dan Apologetika

Dalam bab sebelumnya sudah dijelaskan bahwa pengilhaman dan ketidakbersalahan Alkitab hanya berlaku pada naskah asli (autografa). Jika demikian, sebuah pertanyaan lain patut dimunculkan: Apakah naskah asli Alkitab masih ada sampai sekarang? Jika tidak, bagaimana keyakinan doktrinal di atas sebaiknya dipahami?

Keabsahan Historis Alkitab

Dalam diskusi tentang ketidakbersalahan Alkitab, tiga isu sering muncul di permukaan: ilmiah (penemuan sains), historis (akurasi catatan Alkitab), dan moral (pembunuhan bangsa Kanaan dan perbudakan). Isu ilmiah sudah disinggung di bab sebelumnya. Isu historis akan dikupas di bab ini, sedangkan isu moral akan dijelaskan di bab selanjutnya.

Problem Moral dalam Alkitab

Isu moral merupakan salah satu target serangan para ateis baru terhadap otoritas dan ketidakbersalahan Alkitab. Ada beragam isu yang dipersoalkan, misalnya pembasmian suku bangsa (sering disamakan dengan “genosida”), perbudakan, diskriminasi terhadap perempuan, dan poligami. Di antara semua isu ini “genosida” merupakan topik yang paling banyak dipersoalkan.

Ketidakberubahan Firman Allah

Di kalangan Muslim terdapat sikap yang berbeda terhadap Alkitab (terutama kitab-kitab Injil). Sebagian bersikap positif dan menerima Alkitab “apa adanya” sebagai firman Allah. Sebagian yang lain bersikap negatif karena menganggap Alkitab yang sekarang telah diubah-ubah.

Yesus Kristus di antara Tokoh Religius

“Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” (Matius 16:13-14). Dari sejak awal, identitas Yesus sudah menjadi bahan perbincangan dan juga perdebatan. Para tokoh mengenal Yesus dengan cara dan juga dasar yang berbeda-beda.

Inkarnasi Yesus Kristus

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan "inkarnasi"? Bagaimana Alkitab mengajarkan tentang inkarnasi Kristus? Mengapa penting bahwa Yesus HARUS adalah Allah dan manusia? Apa saja ajaran yang salah tentang Pribadi Yesus Kristus?

Yesus Sejarah

Pembelajaran tentang kehidupan, pelayanan, dan keberadaan Yesus Kristus selalu menempati pusat ajaran iman Kristen dari sejak awal Kekristenan. Tetapi kurang lebih dalam tiga ratus tahun terakhir, sejak era Pencerahan (Enlightenment) di abad ke-18, pembelajaran tentang Yesus mengalami perubahan yang sangat besar. Baik di dalam maupun di luar kalangan Kristen, para ahli sejarah mempertanyakan apakah pemahaman tentang Yesus yang selama berabad-abad sebelum era Pencerahan diajarkan oleh Gereja sebenarnya sama dengan tokoh Yesus aktual yang memang ada dalam sejarah, ataukah Yesus yang dipercaya oleh iman ortodoks sebenarnya semata-mata adalah “tradisi buatan” dan “warisan” dari gereja di abad-abad permulaan? Dapatkah kita sebagai orang-orang yang mengklaim mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat seperti yang dipahami oleh gereja dari sejak abad permulaan memberikan pertanggungjawaban secara intelektual bahwa iman kita kepada Yesus juga memiliki landasan sejarah?

Keilahian Yesus Kristus

Mayoritas orang tidak mengalami kesulitan di dalam mempercayai Yesus Kristus sebagai manusia. Tetapi lain hal dengan mempercayai keilahian-Nya. Hal ini membutuhkan dasar yang kuat dan bukti yang jelas untuk meyakini sosok manusia yang hadir dalam sejarah itu sebagai Tuhan dan bukan hanya manusia.

Penyaliban dan Kematian Yesus Kristus

Mayoritas orang mempercayai kematian Yesus di atas salib sebagai sebuah fakta historis, namun mayoritas orang tidak mempercayai kematian Yesus tersebut membawa dampak penebusan dosa manusia.

Kebangkitan Yesus Kristus

Kebangkitan Yesus bukanlah peristiwa pertama kebangkitan orang mati yang terjadi di dalam sejarah kehidupan manusia. Di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sudah ada banyak orang-orang mati yang dibangkitkan, baik sebelum ataupun sesudah kebangkitan Yesus.

Menjawab Kristologi QUEER

‘Queer’ adalah kata yang dipakai untuk memayungi semua praktik dan konsep seksual yang ada di luar kategori-kategori yang selama ini kita anggap normal, seperti heteroseksual, pria dan wanita, maskulin dan feminin. Istilah ini bisa dipakai sebagai kata benda untuk menunjukkan kepada orang-orang, gerakan dan pemikiran dari kaum homoseksual, lesbian, transgender dan sebagainya. Istilah queer juga bisa berfungsi sebagai kata sifat untuk menunjukkan kepada label orientasi gender dan seksual seseorang.

Pengantar kepada Doktrin Allah Tritunggal

Orang Kristen dan terutama apologis perlu mendalami doktrin (Allah) Tritunggal karena banyak alasan.

Allah Tritunggal di dalam Alkitab

Apakah Alkitab mengajarkan doktrin Tritunggal?

Sejarah dan Doktrin Allah Tritunggal

Apakah Alkitab menciptakan doktrin Tritunggal?

Bidah-Bidah Tritunggal

Bab ini akan membahas ajaran sesat atau bidah (heresy) terkait doktrin Tritunggal. Bidah-bidah ini pernah berkembang di masa lalu dan terus mengambil berbagai bentuk baru pada masa kini.

Model dan Analogi Allah Tritunggal

Salah satu pertanyaan yang paling umum diajukan kepada apologis adalah “Apakah ilustrasi terbaik untuk menjelaskan Allah Tritunggal?” Ilustrasi yang dimaksudkan tentu saja adalah contoh yang memperjelas pemahaman kita dalam bentuk analogi. Namun demikian, Alkitab menegaskan bahwa Allah berbeda dengan semua ciptaanNya. “Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?” Yesaya 46:5. Apakah hal ini berarti bahwa tak ada analogi yang berguna? Tidak juga.

Tritunggal dan Tauhid I

Doktrin keesaan Allah (tauhid) merupakan ajaran sentral dalam teologi Islam. Secara historis, tauhid merupakan antithesis terhadap politeisme Arab pada zaman jahiliyah (kebodohan).

Tritunggal dan Tauhid II

Apakah Orang Kristen dan Muslim Menyembah Allah yang Sama? Pertanyaan ini signifikan karena jika orang Kristen dan Muslim menyembah Allah yang sama, maka hal ini berarti Muslim menyembah obyek (Allah) yang benar walaupun pemahamannya tentang Allah mungkin saja salah atau tak lengkap. Sebaliknya, jika Muslim tidak menyembah Allah yang sama dengan Kristen, maka penyembahan Muslim menjadi salah. Jawaban kita terhadap isu ini juga menentukan banyak hal seperti: patutkah orang Kristen dan Muslim mengadakan ibadah bersama dalam sebuah acara lintas agama? Apakah yang harus kita sampaikan dalam apologetika kepada Muslim?

Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor